Musik bisa memperbaiki mood, dapat mengembalikan semangat dan meredakan stres secara alami. Dalam penelitian mengungkapkan bahwa mendengarkan musik berirama riang selama dua minggu secara konsisten dapat membuat seseorang menjadi lebih bahagia. Tapi kita harus memperhatikan risiko yang dapat mempengaruhi pendengaran.
Manfaat mendengarkan musik jangan sampai dirusak oleh akibat buruk. Berikut empat hal yang dianjurkan dilakukan selama mendengarkan musik:
- Atur volume suara dengan bijak
Mendengarkan musik dengan volume yang terlalu tinggi membuat telinga tidak nyaman. Selain itu dapat menyebabkan pusing atau sakit pada gendang telinga. Jangan sampai ketika memakai headset, suaranya sampai terdengar oleh orang lain.
- Durasi dan intensitas suara seimbang
Gunakan aturan 60:60 jika ingin mendengarkan musik tanpa berpotensi menganggu pendengaran. Artinya, mendengarkan musik tidak lebih dari 60 menit setiap hari dan volume suara tidak melebihi 60% dari volume maksimal.
- Menggunakan headphone
Alat ini dapat membantu kita mendengarkan musik dengan volume lebih rendah. Meski menimbulkan kenyamanan, jangan lupa istirahatkan telinga dari mendengarkan musik dengan bantuan headphone secara berkala.
- Mengunakan earplug ketika mendengarkan musik live
Saat menonton pertunjukan musik, sebaiknya menggunakan earplug untuk mengurangi kebisingan. Pemakaian alat ini tidak akan mengurangi kenikmatan seseorang saat mendengar musik yang dihadirkan secara langsung. Faktanya, memakai penutup telinga bisa menurunkan suara antara 15-35 desibel.
Dengan begitu, kita bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus, yaitu membuat jiwa bahagia sekaligus menjauhkan diri dari risiko gangguan pendengaran. Jangan lupa mendengarkan lagu-lagu positif ya.
