"Bulu tangkis Indonesia mencetak sejarah baru!" Berulang kali Sri teriak itu di balik ponselnya, untungnya telingaku gak sampai budek.
Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil menjadi juara dalam laga final Yonex Thailand Open di Impact Arena, Bangkok, Minggu (17 Januari 2021). Keberhasilan pasangan peringkat ke delapan dunia ini merupakan trofi perdana bagi Indonesia di level Superseries Premier (Super di atas 750). Pemberitaan ini menjadi trending topic di berbagai media. Semua orang memuji kehebatan mereka, termasuk Sri.
Pembicaraan tentang kehebatan ganda putri Indonesia ini hingga bisa menang, cukup memakan durasi yang panjang. Mulai dari kehebatan Apriyani hingga tentang Greysia yang masih pengantin baru namun tidak melupakan tugasnya sebagai atlet untuk berlatih keras hingga berbuah manis hari ini.
Tapi tiba-tiba Sri menghela napas panjang, entah karena kucingnya baru balik setelah keluyuran dari tadi malam atau karena hal lainnya.
"Aku mending nonton pertandingan bulu tangkis gini tiap hari. Sudah jelas mana yang menang mana yang kalah, parameternya kerja keras dan sportif."
"Terus?" tanyaku yang lagi gak mood dibuat penasaran.
"Beda sama politik. Gak tahu mana yang benar-benar nyata, mana yang diberi MSG sampai enek. Sampai banyak masyarakat yang tak acuh. Kayak iklan TV yang lagi nongol, tapi ditinggal motong kuku."
Sri memang sempat cerita, akhir-akhir ini ia malas membahas hal-hal yang berbau politik. Puasa menghindari berita politik di koran, di televisi, bahkan di radio milik neneknya. Kebanyakan isinya tentang mereka yang pengin didengar tapi ogah menjadi pendengar. Pada rebutan pengin jadi yang paling benar. Capek ngelihatnya.
Baca Selanjutnya: Edisi Sri:Eps 06 (Senin, 25 Januari 2021)
