-->

Halaman

    Social Items


JACK MA (Ma Yun), lahir dari keluarga miskin yang menjadi korban dari revolusi kultural, kini menjadi salah satu orang terkaya di China. Ia seorang pengusaha revolusioner sukses di dunia dengan perusahaan e-commerce, Alibaba.


Membicarakan kesuksesan memang selalu menyegarkan dan bikin semangat mengejar mimpi yang sempat kendor auto melek. Padahal di balik kesuksesan Jack Ma, ia sudah berhasil menerobos berbagai tembok kegagalan. Perjalanan karirnya penuh tantangan dimulai dari:


  • Gagal tes Sekolah Dasar 2 kali 
  • Gagal tes Sekolah Menengah 3 kali 
  • Ditolak 30 lamaran pekerjaan 
  • Gagal melamar ke Harvard Bussiness School 10 kali 
  • Akhirnya masuk Institut Perguruan Hangzhou


Saat remaja, Jack Ma terus mengasah kemampuan bahasa inggrisnya. Ia secara sukarela mengantarkan para turis tanpa dibayar setiap hari. Uang bukanlah tujuannya. Sengaja mengantar para wisatawan agar bisa belajar bahasa inggris dari mereka.


"Setiap hari selama lima tahun, saya menawarkan jasa tour guide secara gratis dan mereka mengajari saya bahasa inggris," ucapnya dalam sebuah kesempatan wawancara sebagaimana dilansir dari TRND Videos.


Perihnya kegagalan dirasakan lagi saat ia ingin menempuh pendidikan di universitas yang ia kehendaki. Ternyata kampus yang dikehendaki menolaknya. Bahkan ia 10 kali ditolak oleh salah satu universitas prestisius di dunia, Harvard University. Selama tiga tahun mencoba mencari universitas hingga akhirnya masuk Institut Perguruan Hangzhou. Juga 30 kali ditolak melamar pekerjaan, bahkan untuk menjadi pelayan di KFC saja ditolak. Ada 24 orang yang melamar, 23 orang diterima tapi cuma Jack Ma yang ditolak. Akhirnya ia menjadi guru bahasa inggris dan mendapatkan penghasilan sebesar USD 10 per bulan.


Kabar baik mendekat saat tahun 1995, saat internet mulai dikenal. Jack Ma memiliki ide revolusioner untuk mengembangkan pasar online yang kemudian terbukti menjadi yang terbesar di China bahkan di dunia.


"Tak ada seorang pun yang percaya bahwa saya dapat berhasil. Karena semua orang berkata bahwa saya ini orang yang aneh,punya pikiran berbeda. Mereka tak percaya ketika saya mengutarakan ide untuk melakukan sesuatu hal dengan internet," ucapnya.


"Mereka bilang, ini ide bodoh kan? Kita tak pernah mendengar tentang internet dan kamu pun tak tahu apa-apa soal komputer," tambah Jack Ma menirukan ucapan teman-temannya.


Jack Ma tak menyerah bahkan ketika usahanya bangkrut. Ia berhasil meyakinkan teman-temannya untuk berinvestasi mengembangkan bisnisnya. Kini ia berhasil mengembangkan Alibaba hingga menjadi yang paling sukses di dunia.


"Saya cuma ingin cari kerja, tapi karena tidak dapat, maka saya yang ciptakan sendiri pekerjaan itu," tandasnya.


  • Jejak kesuksesaanya juga mengakar di Indonesia, diantaranya:
  • Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Lazada 
  • Kerjasama dengan Perusahaan Logistik, J&T Express 
  • Investasi di Layanan Uang Elektronik, True Money 
  • Merger Layanan Pembayaran Lazada, HelloPay


Kesuksesan Jack Ma sangat setara dengan perjuangannya untuk bangkit dari setiap lubang kegagalan. Karena ia selalu percaya bahwa, "Jika anda tidak pernah mencoba, bagaimana anda tahu bahwa tidak ada kesempatan."


Yang mimpinya sempat terlelap kemarin sore atau tahun kemarin, bangkit lagi yuk. Jangan sampai mimpi itu bangun saat di masa tua nanti, sehingga hanya tersisa penyesalan berat. Lebih berat dari rindunya Dilan wkwkwk

Dari Nol Dan Sering Gagal, Jack Ma Berhasil Jadi Orang Terkaya Di China


JACK MA (Ma Yun), lahir dari keluarga miskin yang menjadi korban dari revolusi kultural, kini menjadi salah satu orang terkaya di China. Ia seorang pengusaha revolusioner sukses di dunia dengan perusahaan e-commerce, Alibaba.


Membicarakan kesuksesan memang selalu menyegarkan dan bikin semangat mengejar mimpi yang sempat kendor auto melek. Padahal di balik kesuksesan Jack Ma, ia sudah berhasil menerobos berbagai tembok kegagalan. Perjalanan karirnya penuh tantangan dimulai dari:


  • Gagal tes Sekolah Dasar 2 kali 
  • Gagal tes Sekolah Menengah 3 kali 
  • Ditolak 30 lamaran pekerjaan 
  • Gagal melamar ke Harvard Bussiness School 10 kali 
  • Akhirnya masuk Institut Perguruan Hangzhou


Saat remaja, Jack Ma terus mengasah kemampuan bahasa inggrisnya. Ia secara sukarela mengantarkan para turis tanpa dibayar setiap hari. Uang bukanlah tujuannya. Sengaja mengantar para wisatawan agar bisa belajar bahasa inggris dari mereka.


"Setiap hari selama lima tahun, saya menawarkan jasa tour guide secara gratis dan mereka mengajari saya bahasa inggris," ucapnya dalam sebuah kesempatan wawancara sebagaimana dilansir dari TRND Videos.


Perihnya kegagalan dirasakan lagi saat ia ingin menempuh pendidikan di universitas yang ia kehendaki. Ternyata kampus yang dikehendaki menolaknya. Bahkan ia 10 kali ditolak oleh salah satu universitas prestisius di dunia, Harvard University. Selama tiga tahun mencoba mencari universitas hingga akhirnya masuk Institut Perguruan Hangzhou. Juga 30 kali ditolak melamar pekerjaan, bahkan untuk menjadi pelayan di KFC saja ditolak. Ada 24 orang yang melamar, 23 orang diterima tapi cuma Jack Ma yang ditolak. Akhirnya ia menjadi guru bahasa inggris dan mendapatkan penghasilan sebesar USD 10 per bulan.


Kabar baik mendekat saat tahun 1995, saat internet mulai dikenal. Jack Ma memiliki ide revolusioner untuk mengembangkan pasar online yang kemudian terbukti menjadi yang terbesar di China bahkan di dunia.


"Tak ada seorang pun yang percaya bahwa saya dapat berhasil. Karena semua orang berkata bahwa saya ini orang yang aneh,punya pikiran berbeda. Mereka tak percaya ketika saya mengutarakan ide untuk melakukan sesuatu hal dengan internet," ucapnya.


"Mereka bilang, ini ide bodoh kan? Kita tak pernah mendengar tentang internet dan kamu pun tak tahu apa-apa soal komputer," tambah Jack Ma menirukan ucapan teman-temannya.


Jack Ma tak menyerah bahkan ketika usahanya bangkrut. Ia berhasil meyakinkan teman-temannya untuk berinvestasi mengembangkan bisnisnya. Kini ia berhasil mengembangkan Alibaba hingga menjadi yang paling sukses di dunia.


"Saya cuma ingin cari kerja, tapi karena tidak dapat, maka saya yang ciptakan sendiri pekerjaan itu," tandasnya.


  • Jejak kesuksesaanya juga mengakar di Indonesia, diantaranya:
  • Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Lazada 
  • Kerjasama dengan Perusahaan Logistik, J&T Express 
  • Investasi di Layanan Uang Elektronik, True Money 
  • Merger Layanan Pembayaran Lazada, HelloPay


Kesuksesan Jack Ma sangat setara dengan perjuangannya untuk bangkit dari setiap lubang kegagalan. Karena ia selalu percaya bahwa, "Jika anda tidak pernah mencoba, bagaimana anda tahu bahwa tidak ada kesempatan."


Yang mimpinya sempat terlelap kemarin sore atau tahun kemarin, bangkit lagi yuk. Jangan sampai mimpi itu bangun saat di masa tua nanti, sehingga hanya tersisa penyesalan berat. Lebih berat dari rindunya Dilan wkwkwk

Fiksi

Subscribe Our Newsletter