
Ilmu ikhlas hanya didapatkan bagi orang yang benar-benar merasakan hidup. Dari pengalaman, kesadaran hidup, dan kadang Tuhan jelaskan lewat pertemuan kita dengan orang-orang baru. Seperti yang dialami oleh pemuda yang hendak pergi ke Banjarmasin. Selama 18 jam perjalanan dengan pesawat, ia duduk bersama Pak Budi.
Pak Budi mengatakan tujuannya pergi ke Banjarmasin untuk membuka cabang usaha rental dan kursus menyetir mobil. Perbincangan mereka menjadi bukan basa-basi sebagai wujud sopan santun. Pemuda itu tertarik mempelajari kisah hidup sukses Pak Budi.
Sebelumnya Pak Budi disibukkan dengan profesi mengajarnya sebagai guru. Tidak terbesit untuk melakukan hal-hal lainnya, apalagi untuk membuka usaha. Hingga pada suatu sore hari, seorang pemuda datang mencari pekerjaan ke rumahnya. Ia sangat membutuhkan pekerjaan untuk membiayai ibunya yang sudah tua dan adik-adiknya yang masih bersekolah. Sangat jelas, Pak Budi bingung karena memang tidak ada pekerjaan yang bisa ia tawarkan.
Tiba-tiba pemuda itu menanyakan mobil colt tua yang sering mogok dan jarang Pak Budi pakai. Ia menawarkan diri untuk memperbaiki mobil tersebut dengan sedikit pengetahuannya tentang mesin. Setelah diperbaiki mobil itu nantinya akan dijadikan taksi, pintanya. Mengenai pembagian upah, ia mempercayakan semuanya pada Pak Budi. Terpenting, dirinya dapat bekerja. Akhirnya Pak Budi menyetujui permintaannya dan mempercayakan seluruh pengelolaan mobil kepadanya, karena Pak Budi harus fokus mengajar.
Bermodalkan niat tulus dan ikhlas menolong pemuda tersebut, Tuhan mempermudah segala urusan dan menggantinya dengan berlipat ganda. Usaha taksi menggunakan mobil colt tua tadi terus berkembang. Mobil tua berganti mobil baru. Kemudian memiliki dua mobil, tiga mobil, dan seterusnya hingga mampu membuka usaha baru berupa rental dan kursus menyetir dengan banyak anak cabang. Salah satunya, cabang baru yang akan dibuka di Banjarmasin ini. Sungguh, segala hal yang terjadi dalam hidupnya tak bisa dinalar secara logika. Begitu juga yang dirasakan pemuda yang duduk bersama dalam pesawat tadi.
Kisah nyata tersebut mengajarkan kita bahwa apapun yang diawali dengan niat dan keikhlasan, akan selalu dimudahkan jalan hidupnya. Tuhan akan selalu memberikan petunjuk dan rejeki yang tak terduga untuk kita. Dan Tuhan juga menunjukkan, hiduplah dengan terus bersandar kepadanya.