
Dalam dunia kerja, karyawan dituntut kreatif dan inovatif. Namun tuntutan tersebut sering mengundang adanya kesenjangan sosial yang sebenarnya bukan kita yang menciptakan.
Beberapa karyawan yang tidak kreatif akan merasa iri dan tersaingi. Sedangkan karyawankreatif akan dijadikan lawan oleh mereka dalam masalah pekerjaan dan memikirkan berbagai cara agar dirinya merasa lebih hebat.
Bahkan yang terparah, mereka akan berusaha saling menjatuhkan di depan atasan.
Benar kata pepatah, “Sepandai-pandainya karyawanmultitalent, akhirnya akan kalah dengan karyawanmultiface (muka dua)”. Karyawan multiface bersaing dengan membolak-balikkan kata.
Kadang mereka juga menampakkan segala kinerja baiknya hanya di depan atasan, bukannya bersaing dengan adu kreatifitas secara sportif dan bijaksana.
Mereka haus sanjungan danpengakuan.Tidak memikirkan apakah mereka telah berkontribusi aktif dalam mengembangkan visi dan misi tempat merekabekerja.
Sangat miris. Padahal untuk dikenal sebagai orang hebat tak perlu menggunakan cara buruk seperti itu. Dan untuk kalian yang masuk dalam deretan karyawan multitalent, jangan pernah membenci ulah para karyawan multiface.
Kalian harus bangga karena dengan mereka yang berbuat seperti itu adalah tanda bahwa kalian lebih hebat dibandingkan mereka. Itu juga menunjukkan betapa tidak dewasanya mereka dalam bekerja.
Mari bekerjalah yang baik tanpa harus memikirkan apa yang mereka perbuat. Hanya masalah waktu, cemooh atau hinaan mereka akan kembali pada diri mereka sendiri.
Dan untuk kalian yang merasa terjerumus dalam jurang penuh iri, hargailah mereka yang bekerja keras. Jadikanlah mereka contoh dan semangat untuk memunculkan kreatifitas agar bersaing secara sehat dan bersinergi.