-->

Halaman

    Social Items

Nggak banyak di dunia ini yang mau mengakui dirinya sebagai seorang pengecut. Tapi banyak juga yang bersikap seperti pengecut tanpa disadari. Hobi mengeluh tanpa ingin bertindak lebih dan lebih. Coba perhatikan kata-kata yang selalu dikatakan oleh pengecut: 

1. Saya akan mulai hari senin
"Senin adalah hari yang bagus, aku akan memulainya di hari itu."
Tapi ketika hari Senin sudah tiba, mulai ngeles dengan kiasan, "It's Blue Monday. Mager. Besok saja dah." Terus ditunda sampai ketemu hari Senin lagi. Begitu terus hingga lupa bagaimana cara memulainya. Apalagi kalau kalian punya target, nggak bakal kelar kalau begini terus. Ubahlah untuk berkata, "Saya akan mulai hari ini." Lalu sertai dengan tindakan.

2. Itu bukan salah saya
Selalu mengelak ketika berbuat salah dan berusaha melemparkan kesalahan pada orang lain. Jangan merasa takut dan khawatir. Setiap manusia pasti melakukan kesalahan dan diskonnya kita bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mulai sekarang, gantilah dengan berkata, "Maaf, ini salah saya. Saya akan memperbaikinya." Perkataan ini lebih menenangkan daripada mempertahankan egomu yang menguras energi. 

3. Saya tidak bisa
Kalimat ini sering diucapkan sehingga menjadi kebiasaan. Jika kalian merubah kalimat ini dengan, "Saya akan mencobanya." Dengan begitu, tanpa disadari kamu akan mengalami banyak hal baru. Yang secara tidak langsung meng-upgrade pribadimu.

4. Ini tidak adil
Pengecut lebih suka menyuarakan ketidakadilan dibandingkan intropeksi diri akan hal yang terjadi pada dirinya sendiri. Jangan menyalahkan takdir atau bumi yang tidak berpihak, lebih bijaklah menghadapinya.

5. Anda payah
Jangan sampai kata-kata ini biasa kamu lontarkan. Selain menyakiti hati orang lain, juga menunjukkan betapa tidak bijaknya dirimu. Lebih baik mengatakan hal-hal indah seperti, "Anda telah bekerja keras." Kalau memangpun ada kesalahan, kamu bisa mengatakannya dengan bahasa halus yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras lagi. Karena mengapresiasi adalah bagian penting dari sebuah menghargai. Dengan menghargai, kamu juga akan dihargai.

6. Mereka hanya beruntung
Melihat orang lain lebih sukses dan kamu malah mengatakan mereka lebih beruntung adalah kesalahan besar. Sudah jelas-jelas Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali diri kita sendiri yang bertindak untuk berubah. Rubahlah paradigmamu dan jadikanlah mereka motivasi untuk terus melangkah. Percayalah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.

7. Sangat mudah bagi anda mengatakannya
Kata-kata ini jelas menunjukkan bahwa kamu sudah tidak punya niatan untuk mencoba. Seolah kamu sudah tidak mempercayai dan meragukan kemampuan dirimu sendiri. Padahal manusia adalah makhluk sempurna yang dilengkapi dengan akal dan budi. Tidakkah kita sanggup menembus batas?

Ingat ya guys, jangan lupa untuk intropeksi diri. Mulailah merubah perkataanmu dengan yang menenangkan. Berhentilah bersikap pengecut. Teruslah percaya pada langkahmu dan capailah yang ingin kau genggam. Lets get it, Guys!

Seorang Pengecut Akan Selalu Mengatakan Hal-Hal ini

Nggak banyak di dunia ini yang mau mengakui dirinya sebagai seorang pengecut. Tapi banyak juga yang bersikap seperti pengecut tanpa disadari. Hobi mengeluh tanpa ingin bertindak lebih dan lebih. Coba perhatikan kata-kata yang selalu dikatakan oleh pengecut: 

1. Saya akan mulai hari senin
"Senin adalah hari yang bagus, aku akan memulainya di hari itu."
Tapi ketika hari Senin sudah tiba, mulai ngeles dengan kiasan, "It's Blue Monday. Mager. Besok saja dah." Terus ditunda sampai ketemu hari Senin lagi. Begitu terus hingga lupa bagaimana cara memulainya. Apalagi kalau kalian punya target, nggak bakal kelar kalau begini terus. Ubahlah untuk berkata, "Saya akan mulai hari ini." Lalu sertai dengan tindakan.

2. Itu bukan salah saya
Selalu mengelak ketika berbuat salah dan berusaha melemparkan kesalahan pada orang lain. Jangan merasa takut dan khawatir. Setiap manusia pasti melakukan kesalahan dan diskonnya kita bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mulai sekarang, gantilah dengan berkata, "Maaf, ini salah saya. Saya akan memperbaikinya." Perkataan ini lebih menenangkan daripada mempertahankan egomu yang menguras energi. 

3. Saya tidak bisa
Kalimat ini sering diucapkan sehingga menjadi kebiasaan. Jika kalian merubah kalimat ini dengan, "Saya akan mencobanya." Dengan begitu, tanpa disadari kamu akan mengalami banyak hal baru. Yang secara tidak langsung meng-upgrade pribadimu.

4. Ini tidak adil
Pengecut lebih suka menyuarakan ketidakadilan dibandingkan intropeksi diri akan hal yang terjadi pada dirinya sendiri. Jangan menyalahkan takdir atau bumi yang tidak berpihak, lebih bijaklah menghadapinya.

5. Anda payah
Jangan sampai kata-kata ini biasa kamu lontarkan. Selain menyakiti hati orang lain, juga menunjukkan betapa tidak bijaknya dirimu. Lebih baik mengatakan hal-hal indah seperti, "Anda telah bekerja keras." Kalau memangpun ada kesalahan, kamu bisa mengatakannya dengan bahasa halus yang mendorongnya untuk bekerja lebih keras lagi. Karena mengapresiasi adalah bagian penting dari sebuah menghargai. Dengan menghargai, kamu juga akan dihargai.

6. Mereka hanya beruntung
Melihat orang lain lebih sukses dan kamu malah mengatakan mereka lebih beruntung adalah kesalahan besar. Sudah jelas-jelas Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali diri kita sendiri yang bertindak untuk berubah. Rubahlah paradigmamu dan jadikanlah mereka motivasi untuk terus melangkah. Percayalah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.

7. Sangat mudah bagi anda mengatakannya
Kata-kata ini jelas menunjukkan bahwa kamu sudah tidak punya niatan untuk mencoba. Seolah kamu sudah tidak mempercayai dan meragukan kemampuan dirimu sendiri. Padahal manusia adalah makhluk sempurna yang dilengkapi dengan akal dan budi. Tidakkah kita sanggup menembus batas?

Ingat ya guys, jangan lupa untuk intropeksi diri. Mulailah merubah perkataanmu dengan yang menenangkan. Berhentilah bersikap pengecut. Teruslah percaya pada langkahmu dan capailah yang ingin kau genggam. Lets get it, Guys!

Fiksi

Subscribe Our Newsletter